Berita & Artikel Berita Desa

Berita & Informasi
Desa Pagak

Update terkini seputar kegiatan dan informasi desa

Berita Desa Detail Berita

WILAYAH DESA

05 Desember 2025
Administrator
272 Kali Views
WILAYAH DESA

Profil Desa Pagak

  1. Sejarah Desa Pagak

Berdasarkan historis Pemerintah Desa Pagak,  asal muasal nama Desa Pagak berasal dari kata "cagak," yang berarti tiang atau penyangga. Berdasarkan kisah yang berkembang, pada masa Kerajaan Demak, terdapat peristiwa penting yang melibatkan wilayah ini. Kala itu, kerajaan berencana membangun sebuah masjid dan membutuhkan kayu jati sebagai bahan utama. Kayu jati tersebut rencananya akan diambil dari hutan yang berada di sekitar wilayah Panembahan Bogem, yang kini dikenal sebagai desa Salamerta, berjarak kurang lebih 1,5 kilometer dari area yang saat ini menjadi Desa Pagak. Pada saat proses penebangan, sebuah pohon jati berukuran sangat besar dan tinggi ditebang. Ketika pohon tersebut tumbang, ranting dan dahannya jatuh hingga mencapai wilayah yang kini disebut Desa Pagak. Posisi rantingnya yang bercagak atau tersangga, desa ini terhindar dari kerugian besar akibat tumbangnya pohon tersebut. Peristiwa ini menjadi inspirasi penamaan desa tersebut sebagai Desa Pagak. Lebih lanjut, konon ranting dari pohon jati tersebut kemudian dimanfaatkan sebagai bahan untuk membuat bedug yang digunakan di Masjid At-Taqwa Desa Pagak. Hingga kini, bedug tersebut masih ada dan menjadi salah satu peninggalan bersejarah yang dihormati oleh masyarakat setempat. (Sejarah Desa Pagak, 2020)

  1. Gambaran Umum Desa Pagak

Desa Pagak merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Purwareja Klampok, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Jarak desa ini dari ibu kota Kabupaten Banjarnegara adalah sekitar 30 kilometer, sedangkan dari ibu kota Kecamatan Purwareja Klampok berjarak sekitar 3,5 kilometer. Dengan menggunakan sepeda motor, waktu tempuh ke Desa Pagak dari pusat kecamatan adalah sekitar 15 menit atau 0,25 jam. Secara geografis, Desa Pagak berada di ujung barat Kecamatan Purwareja Klampok dan memiliki luas wilayah sebesar 168,95 hektare, yang mencakup sekitar 7,96% dari total luas kecamatan. Kantor Kepala Desa Pagak terletak pada titik koordinat 7,4772° Lintang Selatan dan 109,4615° Bujur Timur. Desa ini terbagi menjadi empat wilayah dusun, yaitu Dusun Banjardawa, Banjaranyar, Depok, dan Jatimaya. Selain itu, Desa Pagak terdiri atas empat Rukun Warga (RW) dan 17 Rukun Tetangga (RT). 

Gambar 4.1 Peta Desa Pagak

https://maps.app.goo.gl/PHHMGiBdE4iaesxG9?g_st=ictps://maps.app.goo.gl/PHHMGiBdE4iaesxG9?g_st=ic

Batas wilayah Desa Pagak Kecamatan Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara sebagai berikut :

Batas sebelah utara                     : Desa Kalimandi

Batas sebelah selatan                  : Desa Sirkandi

Batas sebelah timur                     : Desa Purwasaba

Batas sebelah barat                     : Desa Kecitran

Topografi Desa Pagak cenderung datar, dengan ketinggian sekitar 50 meter di atas permukaan laut. Desa ini dikenal memiliki areal persawahan yang luas, yang menjadi sumber mata pencaharian utama masyarakat setempat. Suhu udara rata-rata di Desa Pagak adalah sekitar 30 derajat Celcius, menciptakan iklim yang sesuai untuk aktivitas pertanian.  

Tahun 2018, Desa Pagak telah ditetapkan sebagai salah satu desa wisata di Kabupaten Banjarnegara. Penetapan ini tidak terlepas dari potensi geografis, sumber daya alam, dan kreatifitas masyarakat yang dimiliki oleh desa tersebut. Sebagian besar wilayah Desa Pagak dimanfaatkan untuk lahan pertanian, yang didukung oleh ketersediaan lahan yang luas, subur, dan sangat cocok untuk pengembangan berbagai jenis komoditas pertanian. Kondisi ini memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat, baik dalam hal ketahanan pangan maupun perekonomian desa.

Mayoritas masyarakat Desa Pagak bekerja di sektor pertanian, dengan fokus utama pada budidaya padi. Meski demikian, sebagian besar penduduk desa berperan sebagai buruh tani. Selain padi, komoditas unggulan lainnya yang menjadi andalan Desa Pagak adalah jagung. Keberagaman komoditas ini mencerminkan potensi agraris yang kuat di desa tersebut. Selain dari sektor pertanian, sebagian masyarakat Desa Pagak juga bergelut dalam bidang ekonomi kreatif. Aktivitas ini tidak hanya mendukung kegiatan wisata, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan masyarakat dan perekonomian desa. Potensi pertanian dan UMKM yang dimiliki Desa Pagak menjadi daya tarik tersendiri dalam pengembangan desa wisata, dengan konsep yang memadukan kegiatan agraris dan eduwisata. Sebagai desa wisata, Desa Pagak tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga pengalaman berbasis kearifan lokal, seperti edukasi tentang pertanian, ekonomi kreatif (ekraf), dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Dengan demikian, Desa Pagak memiliki potensi besar untuk terus berkembang sebagai desa wisata yang memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan budaya bagi masyarakatnya.

Komentar

Tinggalkan Komentar

Captcha

Arsip Artikel

Terbaru Populer Acak

Agenda

Terjadwal Sebelumnya

Rapat Lagi

07 Januari 2020 22:58:42
Aula Desa

Rapat bulanan

08 April 2020 22:59:18
Ruang rapat

Pemerintah Desa

SUDARWO, S.H

SUDARWO, S.H

Kepala Desa

Belum Rekam
1 / 14

Komentar

Media Sosial

Statistik Pengunjung

Hari Ini

37

Kemarin

80

Total

58,973


IP Address

104.23.243.193

Browser

Mozilla 5.0

Sistem Operasi

Unknown Platform